Pernah aku menerima sebuah kata dari seorang cewek yang amat
aku sayang. Ketika itu aku bilang padanya
“Pokoknya kalau kamu ada acara, aku tidak mau datang kalau
tidak di undang”
“Nggk” jawabnya. Aku penasaran kenapa dia menjawab tidak
dengan begitu tegas.
“Lho, kenapa tidak. Emangnya tidak mau ngundang aku ya”
“Bukannya gitu. Pejabat tinggi saja yang mau datang dengan
harus di undang, kalu bukan pasti anak manja”
Aku sempat kecewa menerima jawaban ini, tapi setelah itu aku
sedikit merenung.
Coba kita lihat, pejabat itu kalau tidak ada surat undangan,
katanya ini tidak resmi, ini tidak sah. Walaupun ia tahu bahwa disana ada
sebuah acara. Sementara itu aku bukan seorang pejabat, aku bukanlah
siapa-siapa. Apa ia aku harus menunggu undangan untuk menghadiri acara itu,
sekalipun itu adalah acara sahabatku, acara tetanggaku. Bisa saja Anda berkata
“Iya” disini, tapi coba tengok fakat saat ini.
Kalu bukan, pasti anak manja.

